Minggu, 17 Oktober 2010

Berfantasi itu perlu

Berfantasilah, dan Tetap Bergairah. Fantasi tak bisa dilepaskan dari kehidupan seks seseorang, begitu juga Anda. Berhubungan seks dengan satu pasangan acap membuat Anda bosan. Apalagi jika pasangan Anda sudah berumur, dan memilik tubuh yang tak menarik lagi. Dan fantasi bisa membuat gairah seks Anda (tetap) kembali terjaga, hangat, dan terjaga. Namun, fantasi ini pun ada batasnya, sehingga Anda tak kebablasan, dan mengabaikan pasangan Anda. Kini ada banyak sarana untuk membuat fantasi Anda melambung. Ada buku, majalah atau video blue, dan juga situs esek-esek di internet.  Anda bisa berfantasi dengan perempuan montok, bintang film yang cantik dan seksi, atau berfantasi melakukan hubungan seks yang tak lazim. Berfantasi merupakan aktivitas yang normal dari laki-laki. Setiap lelaki tentu pernah berfantasi. Bagaimana agar fantasi ini tetap aman, dan tak mengarahkan Anda untuk melakukan perbuatan menyimpang, berselingkuh, misalnya.  Pertama, tak perlu takut berfantasi. Itu bukan sesuatu kelainan seks. Berfantasi merupakan rekreasi seks yang menyenangkan. Namun ingat, jangan biarkan fantasi itu menuntun Anda untuk berbuat semau gue dengan pasangan Anda. Ada fantasi yang bisa diwujudkan dengan pasangan Anda, dan ada yang tidak. Berfantasilah hanya untuk menjaga gairah Anda.  Kedua, terbukalah dengan pasangan Anda tentang fantasi Anda. Kalau fantasi itu masih mungkin dilakukan dengan pasangan Anda, misalnya melakukan oral seks, tentu ia tak akan menolaknya. Umumnya pria tertutup pada pasangan tentang fantasinya, takut menyinggung pasangannya.  Ketiga, tentu Anda tak perlu menceritakan fantasi Anda bercinta dengan bintang film seksi, misalnya. Bisa jadi, pasangan Anda tak akan menerima dan cemburu. Cukup simpan saja fantasi itu dalam pikiran Anda, dan biarkan muncul meski Anda sedang berada di atas ranjang dan berhubungan seks dengan pasangan Anda.  Keempat, agar aman dan fantasi Anda tetap mengobarkan gairah Anda, berfantasilah dengan pola seperti ini. Mengkhayalkan perempuan yang sudah tak mungkin lagi ditemui (bisa mantan pacar, misalnya), perempuan yang belum dikenal, seorang wanita yang lebih muda (terutama jika istri sudah tak menarik lagi), dan pelacur (penyaluran dari segala keinginan pria yang tak mungkin didapat dari istri). Tapi ingat, fantasi itu hanya untuk membuka khayalan seks Anda terhadap pasangan Anda.  

0 komentar:

Posting Komentar